HMI Koorkom UMI Peringati Amarah Bawa 11 Tuntutan Seperti Dugaan Korupsi Beasiswa
SUARAHIJAU.ID, MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Islam Koordinator Komisariat (Koorkom) UMI memperingati Amarah UMI di Jl.Urip Sumoharjo dengan membawa sebelas tuntutan.
Berdasarkan informasi yang di himpun Suarahijau.id, Aksi ini akan berlangsung di Menara UMI dan Gerbang II kampus Jumat (24/4/2026) siang.
Massa aksi membawa 11 tuntutan yang mencakup isu internal kampus maupun isu nasional.
Beberapa tuntutan tersebut di antaranya terkait dugaan korupsi beasiswa mahasiswa, peningkatan kualitas tenaga pengajar, serta desakan kepada pihak kampus untuk menyelenggarakan dialog akademik.
Selain itu, mahasiswa juga menyuarakan penolakan terhadap kekerasan seksual serta menolak pelaksanaan tes Polri di lingkungan kampus. Mereka juga menolak keterlibatan aparat sebagai dosen di UMI.
Mahasiswa juga menyuarakan penolakan terhadap program MBG serta meminta agar perkuliahan daring dihapuskan.
Aksi ini dikoordinasikan oleh sejumlah elemen mahasiswa, dengan Komite Teknik sebagai jenderal lapangan (jendlap), Komite FTI sebagai koordinator mimbar (kormim), dan Komite Fikom sebagai koordinator lapangan (korlap).
Pantauan dilokasi Massa aksi sedang berkumpul di dalam kampus, selain itu beberapa mahasiwa nampak melakukan mobilisasi massa.
Adapun sebelas tuntutan HMI Koorkom UMI
- Penyiraman air keras aktivis
- Mencabut UU TNI/Polri
- Dugaan korupsi beasiswa mahasiswa UMI
- Berhentikan program MBG
- Menolak kekerasan seksual
- Menolak tes polri dikampus UMI
- Menolak aparat menjadi dosen dikampus UMI
- Menarik diri dari keanggotaan board of peace
- Peningkatan kualitas mutu pengajar di kampus UMI
- Hilangkan perkuliahan daring/online
- Mendesak birokrasi untuk menyelenggarakan dialog akademik
Penulis : Andi Oryza Sativa

Comments (0)