Monster Ikan Warnai Karnaval Parade Iklim Sebagai Pesan Kondisi Pencemaran Laut

Makassar, SuaraHijauDemi menyadarkan khalayak luar atas gawatnya kondisi lingkungan dan krisis iklim saat ini, beberapa organisasi dan komunitas di Makassar bergabung dalam gerakan Aksi Muda Jaga Iklim (AMJI) 2024 untuk membawa isu lingkungan yang bertajuk “Karnaval Parade Iklim” di Pantai Losari untuk menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan (26/10/2024).

Gerakan AMJI telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan lebih dari 1.200 titik aksi yang dilaksanakan secara serentak. Parade Monster Plastik juga akan digelar di lima kota besar, termasuk Kota Makassar pada 26 Oktober 2024. Di Sulawesi Selatan, terdapat sepuluh rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh berbagai organisasi yang terlibat dalam gerakan ini, dengan Karnaval Parade Iklim sebagai acara puncaknya.

Baca Juga:

Persiapan Menuju Pengabdian Masyarakat, HIMIKOM UMI Melakukan Final Check di Dusun Bara, Maros.

Indonesia berada di posisi ke dua di dunia setelah Tiongkok menjadi penyumbang sampah plastik terbesar. Hal ini yang menjadi salah satu sorotan utama dari karnaval ini, hadirnya arak-arakan Monster Plastik yang menyerupai Ikan menggambarkan dampak pencemaran yang diakibatkan oleh banyaknya plastik yang mencemari laut.

“sebenarnya kenapa kita mengambil contoh ikan karena Indonesia menjadi penyumbang sampah terbesar kedua di laut dan ikan di laut sudah tercemar oleh mikroplastik, ikan ikan yang di laut yang kita makan sudah tidak sehat lagi.” Ucap Yohanes dari Aliansi Pesisir dan Hutan (26/10).

Sebelumnya, bahan karya seni ini dihasilkan dari aksi bersih sampah di pesisir yang menjadi salah satu rangkaian AMJI di Sulawesi Selatan dan juga menjadi simbol perlawanan untuk perusahaan yang memproduksi kemasan plastik sekali pakai.

Properti Sampah Ikan Dalam Parade Iklim yang menjadi simbol perlawan, Foto: Cindy Permata Sari.

“Jadi ini adalah bentuk perlawanan terhadap produk-produk yang memproduksi plastik sekali pakai, dan Monster Ikan ini terbuat dari sampah yang kami kumpulkan dari aksi bersih pesisir kemarin yang kita lakukan dalam rangkaian AMJI di Sulawesi Selatan.” Sambungnya.

Kesadaran investor produk plastik dan masyaratkat diperlukan untuk  bertindak melawan krisis iklim dalam mencegah peningkatan emisi global. Dengan hadirnya AMJI masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap lingkungan, lebih bijak dalam menggunakan sampah plastik, serta kritis dalam menanggapi kondisi iklim saat ini.

“kami mengampanyekan kondisi iklim sekarang agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan, sampah, lebih kritis lagi tentang bagaimana lingkungan kita semakin rusak, semakin dieksploitasi, karna itu semua berdampak pada pesisir hutan dan masyarakat.” Tegas Yohanes.

Parade Iklim ini juga menjadi ajang untuk memperingati hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 2024 nanti.

Penulis: Muh Taqwim

Redaktur: Muh Syahrul

 

Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca