KOHATI HMI USTS UMI Dorong Aksi Nyata Kesetaraan Lewat Gender Course
SUARAHIJAU.ID, MAKASSAR – Korps HMI-Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ushuluddin Syariah Tarbiyah Sastra (USTS) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan Gender Course pada Jumat, 5 Juli 2025.
Koordinator Steering (Koster), Bela Sulistyawati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat kapasitas kader, khususnya HMI-Wati, dalam memahami isu-isu strategis terkait kesetaraan gender, keadilan sosial, dan inklusivitas.
“Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam tubuh Kohati yang tidak hanya bersifat seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kritis untuk membentuk karakter dan pola pikir kader perempuan HMI dalam merespons tantangan sosial,” ujar Bela saat diwawancarai, Jumat (5/7/2025).
Ketua Kohati , Andi Mufida, mengungkapkan bahwa Gender Course tahun ini mengusung tema Gender Action dan Inklusivitas, sebuah tema yang sarat makna dan relevan dengan kondisi sosial saat ini. Ia menegaskan bahwa tema ini mendorong peserta untuk tidak hanya memahami konsep gender secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“ Tema ini mengajak kita semua untuk bertindak nyata, menciptakan kesetaraan gender, dan memastikan semua orang tanpa memandang jenis kelamin atau identitas gender memiliki akses yang sama terhadap peluang, sumber daya, dan hak-hak,” ucap Mufida.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, Kohati berupaya membangun kesadaran bahwa perjuangan perempuan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan harus diwujudkan dalam langkah-langkah konkret yang menyentuh berbagai sektor kehidupan, seperti pendidikan, politik, ekonomi, dan sosial budaya.
Baca Juga :
HMI Koorkom UMI Apresiasi Civitas UMI Salurkan Bantuan Rp. 2 Milyar Untuk Palestina
Ketua Panitia Marimbi Putri, mengatakan kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan nilai-nilai kekohatian yang menempatkan perempuan sebagai subjek utama dalam perubahan sosial.
“Perempuan bukan hanya objek dalam narasi pembangunan, tetapi subjek utama yang memiliki peran strategis. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu, berdiskusi secara kritis, dan menjadikan forum ini sebagai titik awal perjuangan membawa perubahan,” tegas Imbi, Ketua Panitia Gender Course
Terbaru :
Qemal Habib Akan Pilih Kader Terbaik Jadi Pengurus HMI Koorkom UMI
Ia menambahkan bahwa selain penyampaian materi konseptual, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi interaktif, studi kasus, serta pelatihan dasar guna membentuk pola pikir inklusif bagi seluruh peserta.
Penulis : Muh Adli Faathir (Red)

Comments (0)