HMI Komisariat USTS UMI Mengecam Tindakan Represif terhadap warga Lae Lae
Suarahliau.com, Makassar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat USTS Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan aksi demonstrasi dan melibatkan puluhan Kader yang memenuhi jalan Botolempangan nomor 40, depan Cafe Numerica. Sabtu, (17/06/2023).
Adnan selaku Jendral Lapangan mengatakan bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan sebagai bentuk kecaman terhadap tindakan represif kepolisian terhadap warga lae- lae, karena reklamasi yang dilakukan oleh pemerintah sangat melanggar Sila Ke Lima di dalam Pancasila.
” Kami sangat menyayangkan tindakan represif kepolisian terhadap warga lae-lae ketika memperjuangkan pulau lae-lae yang mengalami reklamasi, padahal reklamasi yang dilakukan pemerintah sangat melanggar Sila Ke Lima yang tercantum didalam Pancasila,”. Ujar Adnan pada saat diwawancarai.
Baca Juga : Aliansi Organda SE UMI bentangkan Spanduk penolakan Ciptaker, Tuai respon dukungan pengguna jalan
Dzul selaku Ketua Umum HMI Komisariat USTS UMI mengatakan bahwa, sangat mengecam tindakan represif oleh kepolisian karena telah mencederai demokrasi itu sendiri.
” Kami dari HMI Komisariat USTS UMI mengecam tindakan represif yang dilakukan pihak kepolisian, sebab tindakan tersebut menciderai demokrasi,”. Ujar Dzul.
Lanjut, ia juga berharap bahwa, tindakan represif seperti ini tidak akan terjadi lagi, khususnya di kota Makassar.
” Kami berharap tidak adalagi tindakan represif seperti itu yang terjadi di tanah Indonesia khususnya di Kota Makassar”. Tambahnya.
Penulis : Bang Adi
Editor : Aletha

Comments (0)