Hewan Liar jadi Masalah Utama Petani Cindakko, Petani minta Solusi Pemerintah

Maros, suarahijau.com – Masyarakat Dusun Cinddako Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Maros. Kian diresahkan dengan kehadiran hewan liar yang merusak lahan perkebunan milik warga. Rabu (6/9/2023).

Beberapa hewan Liar tersebut diantaranya seperti Monyet dan Babi, yang kerap mengganggu lahan milik warga.

Hamsah, seorang Petani mengungkapkan keresahannya karena hewan liar kerap kali merusak tanaman di areal perkebunan miliknya.

“Meresahkan, karena disini pusat babi hutan dan monyet sehingga dampaknya merusak tanaman apalagi ubi-ubian dan sayur-sayuran, ” jelas Hamsah saat ditemui dilahan pertaniannya.

Baca Juga : Wujudkan Tridharma Mahasiswa, HIMIKOM UMI laksanakan pengabdian masyarakat di Dusun tertinggal

Berbekal dengan alat sederhana berupa pagar yang di aliri arus listrik, itupun masih menjadi persoalan para Petani lantaran tidak semua Petani memiliki arus listrik di lahan pertaniannya.

“Sampai saat ini warga menggunakan alat seadanya seperti memasang pagar strom untuk menghalangi Babi hutan, untuk warga yang tidak mempunyai listrik mereka menggunakan Aki dan jika diserang monyet mereka hanya bisa mengusirnya dan harus dijaga kebun masing-masing,” sambungnya.

Melihat keadaan miris yang menimpa para Petani, Nawir selaku Kepala RT 3, berharap agar pemerintah dapat memberikan sebuah solusi terkait permasalahan para petani di Dusunnya.

“Berharap pemerintah turut memerhatikan hal ini, apakah dibiarkan pemerintah baik itu dari solisi atau pembina supaya langsung membawa racun untuk membunuh hewan liar ini” jelas Nawir Jumat (01/09).

Penulis : Nabila

Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca