Abdul Hafid Terpilih sebagai Formatur Ketua Umum PB IPMIL Raya, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Gagasan Akademik
SUARAHIJAU.ID, MAKASSAR – Abdul Hafid resmi terpilih sebagai Formatur Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (PB IPMIL Raya) dalam Kongres yang digelar pada 9 Juli 2025, sekitar pukul 22.00 WITA.
Dalam wawancara bersama Suarahijau.id, Hafid menegaskan bahwa langkah awal yang akan ditempuh dalam masa kepemimpinannya adalah memperkuat rekonsiliasi dan rekonsolidasi internal organisasi.
“Otomatis yang paling pertama, karena melihat dinamika lembaga hari ini, ada upaya untuk rekonsiliasi dan rekonsolidasi kembali antara Pengurus Koordinator Perguruan Tinggi (PKPT) dan jajaran pengurus PB ”ujar Hafid.
Ia menjelaskan, sebagian besar susunan pengurus telah menjadi bagian dari kesepakatan dalam tahapan Kongres sebelumnya, Beberapa kampus dan cabang direkomendasikan untuk mengisi posisi kepala bidang di struktur kepengurusan.
“Tentunya kalau persoalan itu sudah menjadi bagian di tahapan Kongres kemarin. Ada beberapa kampus dan cabang yang otomatis akan direkomendasikan menjadi Kepala Bidang” jelasnya.
Terkait arah kepengurusan ke depan, Hafid menilai PB Ipmil Raya harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sebagai wadah mahasiswa Wija To Luwu yang berpusat di Makassar.
“Saya kira persoalan dinamika kelembagaan ke depannya, PB Ipmil Raya sebagai melting pot mahasiswa Wija To Luwu harus bisa beradaptasi dengan tantangan zaman, apalagi di era akselerasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Harusnya hadir formulasi gagasan baru dan reorientasi dari organisasi untuk menyesuaikan” ungkapnya.
Hafid juga menyampaikan harapannya agar PB Ipmil Raya kembali menjadi simpul pemersatu dan penguat silaturahmi antaranggota.
“Harusnya PB Ipmil Raya menjadi penguat kembali tali silaturahmi antara teman-teman Wija To Luwu” ujarnya.
Saat ditanya mengenai penanganan konflik internal, Hafid menekankan pentingnya musyawarah sebagai mekanisme penyelesaian.
“Namanya organisasi, harus ada musyawarah. Musyawarah yang diadakan untuk kembali membicarakan tantangan-tantangan dan mencari jalan keluar bersama” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dinamika seperti ketidakhadiran kepala bidang dalam menjalankan tugasnya telah diatur dalam konstitusi organisasi.
Baca Juga :
IPMIL RAYA UMI sukses gelar Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Periode 2022-2023
IPMIL RAYA UMI, Rayakan Milad ke-14 dengan Tingkatkan Silaturrahmi
“Hal-hal seperti itu sudah teratur dalam konstitusi. Ada ranahnya masing-masing seperti rapat pleno, rapat harian, maupun rapat koordinasi. Kalau memang tidak fungsional, ya harus di-reshuffle” katanya.
Terkait program kerja, Hafid belum membeberkan secara rinci, namun menegaskan bahwa arah kebijakan akan bersifat akademik dan relevan dengan latar belakang disiplin ilmu anggota.
Terbaru :
HIMIKOM UMI Akan Gelar Fun Camp untuk Pererat Silaturahmi Antar warga
“Proyeksinya ke depan kami berupaya menghadirkan program kerja yang sifatnya akademik, apalagi PB Ipmil Raya hari ini berkoordinasi dengan kampus-kampus, jadi harus punya manfaat bagi disiplin ilmu teman-teman” tutur Hafid.
Penulis : Muh Adli Faathir (Red)

Comments (0)