Tantangan atau Peluang: New Media sebagai alternatif Penyelenggaran Pendidikan di Fakultas Sastra

Penulis Fajar Sujadi, Anita, Aulia Fahrina dan Syahrul

Suarahijau.com- Sebelum merambah jauh menjejaki kondisi penyelenggara pasca covid-19 memberikan perubahan yang signifikan, dimana sistem Pendidikan melalukan penyeusuaian proses pembelajaran untuk tetap melanjutkan Pendidikan.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengeluarkan surat edaran untuk pencegahan Covid-19 pada sistem Pendidikan, surat nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan Covid-19 pada satuan pendidikan di lingkungan kemendikbud berisi tentang “Saya mengimbau kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah di seluruh Indonesia untuk melakukan langkah-langkah mencegah berkembangnya penyebaran COVID-19 di lingkungan satuan pendidikan. Kita bergerak bersama untuk bisa lepas dari situasi ini” kemendikbud ,Jakarta (Rabu, 03 2020). Sumber kompas.com

Baca juga :

HMI Komisariat USTS UMI Menolak kegiatan Reklamasi Pulau Lae-lae

Himikom Umi Gelar PROPAGANDA ke 7 guna tingkatkan Kompetensi Kader

Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional menegaskan bahwa pendidikan adalah suatu usaha sadar dan terencana yang bertujuan untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran, sehingga peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi diri mereka dalam hal kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang diperlukan untuk diri mereka sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara.

Proses pendidikan memiliki dua arah, yang pertama adalah menjaga kelangsungan hidup (Maintenance synergy), dan yang kedua adalah menghasilkan sesuatu (Effective synergy) (Dhia Fitriah dan Meggie Ullyah Mirianda, 2019).

Menurut Brameld, pendidikan memiliki kekuatan yang signifikan dan memiliki otoritas yang cukup kuat bagi rakyat untuk menentukan dunia yang diinginkan dalam mencapai tujuan tertentu. Suatu negara dianggap maju jika pendidikannya berkembang pesat dan memadai. Melalui pendidikan, manusia dapat meningkatkan potensi diri mereka dan cara berpikir mereka. Dengan demikian, melalui pendidikan, seseorang dipersiapkan untuk memiliki pengetahuan dan pemahaman yang memadai serta mengembangkan metode berpikir secara sistematik agar dapat mengatasi masalah yang akan dihadapi dalam kehidupan di masa depan.

Kondisi Penyelenggaraan Pendidikan

Pendidikan bermula menggunakan konsep konvensional. Model pembelajaran Konvensional adalah istilah pembelajaran yang biasanya diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Metode ini cenderung fokus pada pembelajaran menghafal dan latihan dalam teks-teks. Selain itu, penilaian dilakukan dalam model pembelajaran tersebut adalah bersifat tradisional dengan tes kertas dan pensil yang hanya diperlukan satu jawaban yang benar. Seiring berjalannya waktu banyak perubahan dalam penyeleggaran Pendidikan, seperti Model kuliah, perpustakaan, pembuatan tugas, pengisian rencana studi dan lain sebagainya sudah disesuaikan dengan apa yang dapat dilakukan melalui Internet.

Sekarang ini Internet sebagai New Media pada prinsipnya dapat dimanfaatkan oleh siapapun dan untuk kepentingan apapun. Internet dapat dimanfaatkan untuk mencari pengetahuan sebagai bahan pelajaran ataupun tulisan namun internet juga seringkali menampilkan gambar-gambar bernuansa negatif yang dapat merusak akhlak manusia. Akan tetapi semua itu dikembalikan kepada pengguna Internet yang sebagian besar masih memanfaatkan Internet untuk hal-hal yang positif. Dengan pertimbangan sangat banyak bidang yang memanfaatkan New Media sebagai alternatif, khususnya penyelenggaran Pendidikan di Fakutas Sastra.

Namun, dalam pesatnya perkembangan penyelenggaran Pendidikan ditemukan beberapa fakta mengenai tantangan penyelenggaran Pendidikan, berbasis online diantaranya, sebagai berikut;

Aksesibilitas, Aksesibilitas adalah istilah yang menggambarkan tingkat kemudahan untuk mencapai suatu lokasi dari lokasi lain melalui sistem transportasi. Konsep aksesibilitas melibatkan faktor-faktor seperti waktu, biaya, dan upaya yang diperlukan dalam melakukan perpindahan antara tempat-tempat atau kawasan. Menurut Prajalani (2017), aksesibilitas memiliki definisi yang menyatakan bahwa aksesibilitas bertujuan untuk memfasilitasi kemudahan bagi penyandang cacat dengan penerapan yang optimal, sehingga kesempatan yang sama dalam mengakses berbagai kegiatan dapat terwujud, serta tercapai pemerataan pelayanan dalam aspek kehidupan yang mencakup fasilitas dan aksesibilitas bagi orang dengan disabilitas.

Meskipun teknologi digital semakin tersedia di berbagai wilayah, kesenjangan aksesibilitas masih ada antara daerah perkotaan dan pedesaan, serta negara-negara maju dan berkembang. Diperlukan upaya untuk mengatasi tantangan ini agar semua Mahasiswa dapat memanfaatkan peluang pendidikan melalui media baru. Hal tersebut menimbulkan ketidaksetaraan akses meskipun internet semakin luas diakses, tidak semua Mahasiswa memiliki perangkat yang memadai atau koneksi internet yang stabil. Hal ini dapat mengakibatkan kesenjangan dalam akses dan partisipasi Mahasiswa dalam pembelajaran online.

Kualitas konten di era media baru, penting untuk memilih konten pendidikan dengan cermat untuk memastikan kualitas dan akurasi informasi. Tantangan ini melibatkan pengembangan kurikulum yang relevan dan bahan pembelajaran berkualitas, serta membutuhkan kemampuan kritis Mahasiswa dalam menyaring informasi yang mereka terima. Tentu, untuk menunjang kemamapuan kritis Mahasiswa dalam menerima informasi perlu mengaudit informasi yang diterima. Menurut Sanyoto Audit sistem informasi adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti untuk menentukan apakah sistem dapat memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan pendidikan secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien.

Interaksi social, pembelajaran di dalam kelas fisik memungkinkan Mahasiswa berinteraksi langsung dengan guru dan teman sekelas, yang penting bagi perkembangan sosial dan emosional mereka. Tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan melalui media baru adalah menciptakan pengalaman belajar yang memungkinkan interaksi sosial yang memadai.

Berangkat dari pernyataan diatas kami telah melakukan survei dari beberapa Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (FS UMI), mayoritas tidak menyepakati perkuliahan dilakukan secara online seperti yang dijelaskan oleh Adnan bahwa, kuliah berbasis online sangat tidak efektif dikarenakan kondisi jaringan yang tidak merata di berbagai tempat dan tidak terbangun hubungan emosianal antara mahasiswa dan dosen, sehingga mahasiswa kesulitan memahami konten materi yang diberikan.

Ketika ditinjau dari perspektif psikologi komunikasi yaitu teori belajar social Menurut Bandura, orang belajar melalui pengalaman langsung atau pengamatan (mencontoh model) itu tidak terjadi dalam penyelenggaraan Pendidikan secara online.

Sementara, pesatnya perkembangan teknologi yang sering digunakan, memudahkan segala aktivitas penyelenggaran Pendidikan demi menunjang kemampuan mahasiswa dalam menggapai cita-citanya, diantaranya sebagai berikut;

Pembelajaran jarak jauh, new media memungkinkan pendidikan jarak jauh, di mana Mahasiswa dan dosen dapat berinteraksi tanpa harus berada di tempat yang sama. Ini memberikan fleksibilitas dalam mengakses pendidikan, terutama bagi Mahasiswa yang berada di daerah terpencil, memiliki keterbatasan fisik, atau menghadapi keterbatasan waktu.

Pembelajaran mandiri, new media memungkinkan mahasiswa untuk mengakses sumber daya pembelajaran secara mandiri. Mereka dapat mengambil kursus online, mengakses materi pembelajaran interaktif, dan menyelesaikan tugas-tugas secara mandiri. Ini memberikan kebebasan bagi Mahasiswa untuk belajar sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar mereka sendiri. Mahasiswa dapat mengambil kursus online yang diajarkan oleh instruktur terkemuka, mengakses perpustakaan digital, menonton video pembelajaran, dan berpartisipasi dalam forum diskusi online. Ini membuka peluang untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih luas dan mendalam dalam berbagai subjek.

Penggunaan teknologi terkini, Penyelenggaraan pendidikan melalui new media memanfaatkan teknologi terkini seperti video pembelajaran, platform pembelajaran online, simulasi interaktif, augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini menciptakan pengalaman belajar yang menarik, memfasilitasi pemahaman konsep yang lebih baik, dan meningkatkan keterlibatan Mahasiswa dalam pembelajaran.

Pembelajaran adaptif, Dengan menggunakan teknologi yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI), new media dapat memberikan pembelajaran adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan individu. Sistem pembelajaran dapat menganalisis kemajuan dan kebutuhan Mahasiswa secara real-time, memberikan umpan balik yang personal, dan menyesuaikan materi pembelajaran untuk mengoptimalkan proses pembelajaran.

Dari beberapa point diatas, penulis melakukan wawancara pada salah satu Mahasiswi Fakultas Sastra. Nisa memaparkan bahwa, dengan diadakannya kuliah secara online dapat mengefiensienkan pengeluaran biaya transportasi, kemudian fleksibel dalam artian mahasiswa mampu membagi waktu Bersama keluarga tanpa terpisah oleh jarak.

Sehingga dalam kesimpulannya penyelenggaraan pendidikan melalui new media menawarkan banyak peluang yang dapat meningkatkan aksesibilitas, fleksibilitas, kolaborasi, keterlibatan Mahasiswa, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Namun, penting untuk diingat bahwa tetap ada tantangan yang perlu diatasi, seperti aksesibilitas dan interaksi social. Dengan pemikiran yang matang dan pengelolaan yang efektif, new media dapat menjadi alternatif yang menarik dan efektif dalam penyelenggaraan pendidikan.

Penulis telah melakukan survey pada mahasiswa fakultas sastra sebanyak 62 orang, ditemukan fakta bahwa 57 mahasiswa tidak setuju dengan perkuliah online dan 5 mahasiswa lainnya setuju dengan perkuliahan online.

Editor: Suqadbys

Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca