HMI Komisariat USTS UMI Menolak kegiatan Reklamasi Pulau Lae-lae

Suarahijau.com, Makassar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat USTS Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan aksi demonstrasi pada Sabtu, 17 Juni  2023, dan melibatkan puluhan kader baru yang memenuhi jalan Botolempangan nomor 40, depan Cafe Numerica.  Minggu, (18/06/2023).

Adnan selaku Jendral Lapangan mengatakan bahwa sangat menyayangkan pemerintah yang melakukan reklamasi Pulau Lae-lae, pemerintah harus mempertimbangkan dampak reklamasi tersebut seperti dampak lingkungan, harus adanya analisis mengenai hal tersebut, dan dampak pada masyarakat yang sebagian bekerja sebagai Nelayan, karena mata pencaharian mereka akan hilang dengan adanya reklamasi ini.

” Kami sangat menyayangkan upaya pemerintah untuk melakukan reklamasi pulau Lae-lae tersebut perlu pertimbangan dikarenakan mata pencaharian masyarakat Pulau Lae-lae sebagai nelayan akan hilang, tentu perlu juga melakukan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL),”. Ungkap Adnan saat melakukan orasi.

Baca Juga : https://suarahijau.id/hmi-komisariat-usts-umi-mengecam-tindakan-represif-terhadap-warga-lae-lae/

Dzul selaku Ketua Umum HMI Komisariat USTS UMI mengatakan bahwa, aksi ini sebagai langkah awal mewujudkan Sila Ke Lima yakni, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Kami dari HMI Komisariat USTS UMI aksi yang dilakukan ini langkah awal untuk mewujudkan sila kelima dalam pancasila yang terpampang sangat jelas yakni, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, “. Ujar Dzul.

Lanjut, ia juga mengatakan bahwa pemerintah harus memikirkan kembali upaya reklamasi tersebut, karena mayoritas mata pencarian masyarakat Pulau Lae-Lae adalah sebagai Nelayan

” Sepatutnya pemerintah memikirkan upaya reklamasi tersebut, karena pulau Lae-lae mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai nelayan, sebagai data yang didapat Pulau Lae-lae memiliki 400 keluarga atau sekitar 2.000 jiwa penduduk yang membutuhkan ruang untuk tetap bertahan hidup”. Tambahnya.

Penulis : Bang Adi
Editor : Aletha  

Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca